Miris! Mahasiswa Bakar Poto Presiden Joko Widodo

Poto Ini Saya Ambil Dari Facebook

Tak patut di contoh kelakuan sejumlah mahasiswa yang telah membakar poto dan kain kafan yang berbentuk manusia, mereka menganggap bahwasannya itu presiden Joko Widodo, Sampai saya terbitkan artikel ini bahwasannya saya tidak tahu itu mahasiswa berasal dari Universitas Mana.

Anda Bisa Melihat Cuplikan Video di Bawah Ini, Miris Nya Kelakuan Mahasiswa Tersebut.




miris melihat mahasiswa yang di video tersebut, menyampaikan aspirasi tidak dengan etika dan sopan santun selayaknya mahasiswa, pola pikirnya lebih rendah dari orang yang tidak sekolah, seharusnya menjadi contoh yg baik dimasyarakat, kenyataan nya mahasiswa sangat rendah dimata masyarakat, kita boleh menyampaikan aspirasi tapi bukan dengan cara seperti ini, kita saja tidak menghargai pemimpin kita, apalagi negara lain,  kalian fikir menjadi kepala negara itu gampang?  kalian tidak melihat kinerja beliau selama ini? lihat pembuktian nya jangan hanya mendengar ocehan orang apalagi dari kubu yang membenci presiden, jadilah mahasiswa yang cinta damai dan tunjukkan bahwa orang yang telah duduk di bangku kuliah lebih tau membedakan yang baik dengan yang buruk, buktikan bahwasannya yang lebih berpendidikan, biar gak sia sia orang tua banting tulang untuk biaya kuliah.

Berikut Cuplikan Poto Yang Seharusnya Tidak Patut di Lakukan Seorang Mahasiswa.


Poto ini Saya Ambil Dari Facebook

Anda Bisa Melihat Kinerja Bapak Presiden Kita Bapak Joko Widodo.

Sebanyak 80,8 persen responden mengaku puas terhadap kinerja bidang kesehatan.
Diikuti Infrastruktur dengan 77,5 persen.
Dari bidang pendidikan 77,4 persen masyarakat mengaku puas. Kemudian diikuti oleh berbagai bidang lainnya yakni Hubungan Luar Negeri (67,5 persen), Hukum dan Keamanan (62,9 persen), dan Korupsi (60,4 persen).
"Masyarakat juga menyatakan puas dengan kinerja bidang ekonomi sebesar 48,8 persen, dan masalah pengangguran 39,6 persen," pungkasnya.
Survei ini dilakukan terhadap 1.135 responden di 34 propinsi dengan Margin of Error (MoE) kurang lebih sebesar 2,97 persen pada interval kepercayaan 95 persen.
Berbagai program dan gebrakan telah dilancarkan untuk menggenjot economy mulai dari megaproyek listrik, program infrastruktur, hingga peta jalan digital. 

Di tengah gegap-gempita program-program ekonomi tersebut, dan juga kestabilan politik dalam negeri yang berhasil menciptakan mesin politik Jokowi yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), banyak kemajuan yang berhasil mencapai. Namun tentu saja, ada tantangan dan penting untuk Jokowi-JK yang terkait dengan kemiskinan jika ingin mempertahankan. 


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel